Minggu, 17 Agustus 0008, 20:26:00, 0
Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mulai mengarahkan kadernya untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.
Pesan tersebut disampaikan Zaki saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang digelar DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Senin (17/8/2026).
Dalam amanatnya, Zaki meminta kader Golkar menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meningkatkan kontribusi partai kepada masyarakat.
Dia mengatakan perjuangan para pahlawan yang mengesampingkan perbedaan untuk mencapai kemerdekaan perlu menjadi teladan bagi kader partai.
“Sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, dan berdaulat, kita memiliki tanggung jawab untuk memajukan negara ini agar sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Karena itu, kita harus terus bekerja keras, berinovasi, dan berkarya untuk kemajuan serta kesejahteraan bangsa,” ujar Ahmed Zaki.
Menurut Zaki, kader Golkar tidak cukup hanya memperkuat struktur organisasi. Mereka juga harus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan persoalan warga, serta mengawal aspirasi tersebut agar dapat menghasilkan kebijakan yang memberikan solusi.
Dalam kesempatan tersebut, Zaki secara khusus mengingatkan kader Golkar DKI mengenai agenda politik mendatang.
Ia meminta konsolidasi organisasi diperkuat mulai dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga basis masyarakat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Kita harus terus memperbaiki diri, menyatukan visi dan misi, serta memastikan bahwa kader Partai Golkar adalah kader yang berkualitas, visioner, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Zaki kemudian menguji kesiapan kader Golkar DKI untuk menghadapi kontestasi politik nasional mendatang.
“Apakah Saudara-saudara siap untuk merebut kemenangan di Pemilu 2029?” serunya.
“Siap!” jawab para kader secara serentak.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi internal menjadi salah satu agenda yang mulai ditekankan Golkar DKI, meski pelaksanaan Pemilu 2029 masih beberapa tahun lagi.
Zaki menilai soliditas organisasi dan kualitas kader menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi tersebut.
Selain agenda politik, Zaki juga menyinggung isu pembangunan nasional, khususnya kemandirian energi.
Ia menyebut kemandirian nasional perlu diwujudkan melalui kebijakan konkret yang berdampak terhadap masyarakat.
“Kemandirian energi bukan sekadar slogan. Ini harus diwujudkan melalui kebijakan dan program nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Zaki juga menyebut sejumlah agenda pemerintah, mulai dari pangan, energi, ekonomi hijau, koperasi hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, perlu dikawal agar manfaatnya dapat dirasakan hingga tingkat akar rumput.
Ia meminta kader Golkar ikut menyampaikan informasi mengenai kebijakan pemerintah kepada masyarakat secara objektif.
Di sisi lain, Zaki mengingatkan kader agar tidak kehilangan fungsi politiknya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
Menurut dia, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur, tetapi juga oleh sejauh mana kader mampu hadir dan bekerja bersama masyarakat.
Menutup amanatnya, Zaki meminta seluruh kader menjaga soliditas dan kebersamaan.
Dia juga mengajak peserta upacara mendoakan masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat agar diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Dirgahayu Republik Indonesia! Merdeka!” pungkas Ahmed Zaki.
Sumber : https://www.tribunnews.com/nasional/7869689/hut-ke-81-ri-ahmed-zaki-minta-golkar-dki-mulai-panaskan-mesin-menuju-pemilu-2029
Share Berita Ini