Selasa, 14 April 2026, 18:56:00, 0
DPD Golkar DKI Jakarta menerima kunjungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta di Kantor Golkar DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan tersebut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol, Muhamad Matsani; Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Tri Kurnia Frihatino; Kasubkel Fasilitasi Kelembagaan Politik, Samuel Samy Sheta Gautama; dan Kasubkel Pendidikan Budaya Politik, Nurul kamalia.
Sementara itu, dari pihak DPD Golkar DKI dihadiri oleh Ketua DPD Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar; Sekretaris DPD Golkar DKI, Basri Baco; Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar DKI, Jojo Wahab; serta jajaran para wakil ketua.
Dalam pertemuan tersebut, Kesbangpol bersama DPD Golkar DKI sepakat untuk memperkuat penataan atribut partai politik di ruang publik demi menjaga estetika kota dan keselamatan masyarakat.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi menjelang dinamika politik ke depan.
Kepala Kesbangpol DKI Jakarta, Muhamad Matsani, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan partai politik dalam menjaga ketertiban kota, khususnya terkait pemasangan atribut seperti spanduk, baliho, dan bendera partai.
Ia menyoroti masih banyaknya pemasangan atribut di lokasi-lokasi terlarang seperti jembatan penyeberangan orang (JPO), flyover, hingga ruas jalan tol yang dinilai berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan.
"Kalau dipasang di flyover atau JPO, itu sangat riskan. Pernah ada kejadian atribut jatuh ke jalan dan membuat pengendara kaget. Ini bisa memicu kecelakaan," ujar Matsani.
Selain faktor keselamatan, aspek estetika juga menjadi perhatian. Kesbangpol DKI menilai pemasangan atribut yang tidak tertata dapat mengganggu wajah kota, terlebih Jakarta tengah diarahkan menjadi kota global.
Karena itu, mereka mendorong partai politik untuk mulai beralih ke metode sosialisasi yang lebih modern, seperti penggunaan videotron, yang dinilai lebih tertib dan selaras dengan perkembangan teknologi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menyatakan pihaknya memahami pentingnya menjaga estetika kota.
Ia mengakui sejumlah titik memang tidak layak digunakan untuk pemasangan atribut karena berpotensi membahayakan.
"Beberapa titik seperti JPO, flyover, dan jalan arteri besar memang riskan dan sudah seharusnya dihindari," kata Zaki.
Meski demikian, mantan Bupati Tangerang dua periode itu juga menyoroti tantangan penggunaan media digital seperti videotron, terutama dari sisi biaya dan durasi tayang yang terbatas dibandingkan atribut konvensional.
Menurutnya, partai politik tetap membutuhkan strategi yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya di tingkat lokal.
"Kami akan mencari cara-cara baru agar sosialisasi tetap berjalan efektif, tapi juga tetap menjaga ketertiban dan estetika kota," tukasnya.
Sumber : https://jakarta.akurat.co/poljak/848761/terima-kunjungan-kesbangpol-dpd-golkar-dki-sepakat-tata-atribut-partai-demi-estetika-jakarta
Share Berita Ini