Rabu, 08 Juli 2026, 20:29:00, 0
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Sardy Wahab, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat menjadi prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Hal itu disampaikan Sardy saat rapat pembahasan RKPD bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mitra Komisi D DPRD DKI Jakarta.
Ia menyoroti berbagai persoalan mulai dari pengendalian banjir, penataan ruang terbuka hijau (RTH), hingga pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai harus segera dituntaskan.
Khusus di Dinas Sumber Daya Air (SDA), Sardy meminta percepatan kajian normalisasi Kali Ciliwung, termasuk penyelesaian persoalan pembebasan lahan apabila masih terdapat kendala.
Selain persoalan sampah, Sardy menegaskan program normalisasi Kali Ciliwung harus dipercepat mengingat Jakarta akan segera memasuki musim penghujan.
“Jakarta sebentar lagi memasuki musim hujan. Kalau memang masih ada kendala pembebasan lahan, harus segera dicarikan solusinya agar program normalisasi bisa berjalan,” ujar Sardy, Rabu (8/7/2026).
Menurut politisi Golkar itu saat ini kondisi sejumlah sungai yang telah ditata namun masih dikeluhkan masyarakat karena airnya keruh dan menimbulkan bau tidak sedap. Ia meminta Dinas SDA melakukan perawatan dan normalisasi secara berkelanjutan dengan melibatkan para ahli.
“Saya kira untuk menjadikan air lebih jernih dan tidak menimbulkan bau. Banyak ahli yang bisa dilibatkan oleh Dinas SDA untuk melakukan itu,” katanya.
Anggota DPRD DKI yang terpilih dari dapil Jaktim itu meminta apabila program-program tersebut belum masuk dalam perubahan RKPD 2026. Maka, sambung dia harus segera diakomodir.
“Karena menyangkut kepentingan masyarakat secara langsung,” imbuhnya.
Tak hanya itu, loyalis Bahlil di partai beringin tersebut juga menyinggung Dinas Pertamanan dan Hutan Kota. Sardy menyoroti aspek keselamatan di ruang terbuka hijau. Ia mengaku prihatin setelah melihat informasi mengenai seorang anak yang terjatuh ke dalam lubang di area taman.
Karena itu, ia meminta setiap taman dilengkapi pagar pengaman, kamera pengawas (CCTV), serta rambu-rambu peringatan di titik-titik yang berpotensi membahayakan pengunjung.
“Keselamatan pengunjung, terutama anak-anak, harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai ada fasilitas publik yang justru membahayakan masyarakat,” ujarnya.
Sardy juga mendorong pemerataan penanaman ragam hayati di seluruh wilayah Jakarta. Menurutnya, kawasan dengan vegetasi yang beragam masih lebih banyak ditemui di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan, sehingga Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara juga perlu mendapatkan perhatian yang sama agar ruang hijau semakin merata dan wajah ibu kota menjadi lebih asri.
Sementara kepada Dinas Bina Marga, Sardy meminta percepatan pembangunan akses jalan menuju kawasan Rorotan. Ia menyebut pembebasan lahan di sisi timur telah berjalan, namun masih terdapat persoalan di wilayah utara yang diduga berkaitan dengan penetapan lokasi (penlok).
Ia meminta Dinas Bina Marga segera mencari solusi agar pembangunan jalan tidak kembali tertunda dan mampu mendukung konektivitas kawasan tersebut.
“Contoh yang sangat jelas di Rorotan, tanah sudah dibebaskan tapi hingga kini tidak juga dibangun jalan. Padahal jalan itu jika sudah rampung dibangun akan memudahkan akses untuk mengangkut sampah ke Rorotan. Hal sama pun terjadi di Jakarta Utara. Pembebasan lahan agar segera diselesaikan karena berkaitan dengan distribusi sampah supaya tidak terkendala.
“Selama ini yang terjadi truk-truk sampah yang masuk terhambat karena persoalan akses jalan yang tidak memadai. Seharusnya truk sampah itu bisa keluar masuk dengan jumlah yang banyak, kenyataanya justru jauh dari harapan karena terkendala akses jalan menuju tempat pembuangan sampah,” ujarnya.
Karenanya, Sardy berharap seluruh masukan yang disampaikan Komisi D DPRD DKI Jakarta dapat menjadi perhatian Pemprov DKI dalam penyusunan RKPD 2026. Sehingga anggaran daerah benar-benar diarahkan untuk program-program yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Sumber : https://ipol.id/2026/07/anggota-dprd-dki-minta-rkpd-2026-prioritaskan-program-yang-berpihak-pada-masyarakat/
Share Berita Ini